Instalasi Laravel

Dewasa ini sudah banyak framework dengan bahasa pemrograman PHP lahir, sebut saja Codeigniter, FuelPHP, PhalconPHP, Slim, dan tidak ketinggalan pula Laravel. Mungkin untuk pembahasan kenapa Laravel, akan saya buat di tulisan lain saja ya. Kali ini saya akan fokus menulis seputar bagaimana cara instalasi framework Laravel ini.

Kebutuhan Server

Sebelum kita memulai instalasi Laravel, perlu kita ketahui kebutuhan / syarat server yang mendukung instalasi Laravel. Hingga artikel ini ditulis, versi Laravel terbaru adalah versi 5.8. Di Laravel versi 5.8 kebutuhan server yang harus dipenuhi antara lain.

  • PHP >= 7.1.3
  • OpenSSL PHP Extension
  • PDO PHP Extension
  • Mbstring PHP Extension
  • Tokenizer PHP Extension
  • XML PHP Extension
  • Ctype PHP Extension
  • JSON PHP Extension
  • BCMath PHP Extension

Perlu diketahui juga selain persyaratan di atas, kalian juga perlu memastikan di mesin kalian sudah terinstall composer juga. Karena dalam instalasi Laravel kita akan membutuhkan composer untuk mengunduh vendor / dependency yang di perlukan.

Yang perlu jadi perhatian disini akan saya jeaskan beberapa cara instalasi Laravel. Tidak ada cara yang terbaik menurut saya, itu hanya tentang kebiasaan dan yang nyaman menurut kalian. Karena, output dari beberapa instalasi di bawah adalah sama.

Cara 1 Dengan Laravel Installer

Laravel sendiri memiliki sebuah paket untuk instalasi framework Laravel. Langkah pertama yang perlukalian lakukan adalah menginstall paket tersebut (Laravel Installer) menggunakan Composer :

composer global require laravel/installer
Instalasi Laravel Installer
Instalasi Laravel Installer

Pastikan untuk menempatkan vendor bin Composer pada $PATH sistem oprasi kalian agar Laravel installer dapat diakses di direktori manapun. Direktori bin tersebut bisa berbeda di setiap komputer, akan tetapi beberapa lokasi yang sering digunakan adalah sebagai berikut.

  • macOS: $HOME/.composer/vendor/bin
  • GNU / Linux Distributions: $HOME/.config/composer/vendor/bin
  • Windows: %USERPROFILE%\AppData\Roaming\Composer\vendor\bin

Setelah selesai mengintall Laravel Installer, kalian dapat mengeksekusi perintah berikut untuk mengunduh paket laravel

laravel new namaprojek
Laravel Installer
Laravel Installer
Proses Instalasi Laravel dengan Laravel Installer
Proses Instalasi Laravel dengan Laravel Installer
Direktori Seteleh Instalasi Laravel Selesai Menggunakan Laravel Installer
Direktori Laravel Menggunakan Laravel Installer

Komen di atas akan membuat direktori dengan nama namaprojek yang sudah memiliki file-file Laravel berikut dengan vendor/dependency yang dibutuhkan.

Cara 2 Menggunakan Create-Project

Dicara kedua ini, kalian bisa melakukan instalasi Laravel menggunakan perintah Create-Project yang merupakan perintah standar dari Composer.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel namaprojekdua
Instalasi Laravel Menggunakan Create-Project
Instalasi Laravel Menggunakan Create-Project
Direktori Seteleh Instalasi Laravel Selesai Menggunakan Create-Project
Direktori Laravel Menggunakan Create-Project

Dengan cara kedua ini kalian langsung membuat direktori dengan nama namaprojekdua lengkap dengan file Laravel beserta vendor/dependency yang dibutuhkan.

Cara 3 Menggunakan git

Nah dicara terakhir ini kita menggnakan git clone untuk mengunduh terlebih dahulu kode sumber dari Laravel dengan perintah.

git clone https://github.com/laravel/laravel.git namaprojektiga

Setelah kode sumber selesai terunduh, kalian harus mengunduh lagi vendor/dependency yang dibutuhkan dengan perintah.

composer install
Proses Clone Kode Sumber Laravel
Proses Clone Kode Sumber Laravel
Instalasi dengan Composer
Instalasi dengan Composer
Direktori Seteleh Instalasi Laravel Selesai Menggunakan Git
Direktori Laravel Menggunakan Git

Kesimpulan

Dari ketiga cara diatas, sebenarnya semua ada kelebihan masing-masing, dan tergantung kebutuhan kita. Untuk hasil bisa kita lihat hasil instalasi dari ketiga cara diatas, memiliki hasil yang sama. Kalau kalian sendiri memilih menggunakan cara yang mana? Beri alasan di kolom komentar ya, biar bisa jadi pertimbangan teman-teman yang lain juga ^_^.

Sumber : https://laravel.com/docs/5.8

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *